Minggu, 08 Desember 2013

Puisi

Semburat Senyum Fatamorgana



Semburat senyum memancarkan sinar
Yang membahana dalam fatamorgana
Menanti jawaban dalam kebimbangan
Yang menuntunku pada dua pilihan
Saat aku redup,senyum itu sirna
Saat aku bersinar,senyum itu merekah
Gelisah kumenapaki kebimbangan ini,
Merangkai jiwaku yang mulai terlena
Pada relung hati kecilku…
Namun kini ku mulai mengerti,
Senyum itu..
Hanya sebuah firdaus

Dalam sebuah fatamorgana

puisi

Pengembara

Di punduk rimba .aku mengembara
Berbekal semangat membara
Ku terus berjalan,hati mendera
Samudera telah aku lintasi
Hutan belantara telah aku jamahi
Beribu tambang emas ,seakan tak ada arti
Musim-musim telah aku rasa
Panas , dingin .. tak jauh beda
Lelah aku mengelilingi cakrawala
Terombang ambing dalam lautan nestapa
Namun apa daya,
Hanya desiran angin yang aku dengar
Hanya tetesan air yang aku rasa..

Inikah hadiah perjalananku.. ?